Penyelidikan Epidiomologi DBD

Penyebab penyakit demam berdarah dengue adalah Virus Dengue yang termasuk group B Arthropod Borne Viruses (Arbovirosis), terdiri dari 4 tipe (tipe 1, 2, 3, 4)

Penelusuran Jentik Nyamuk

Lubuklinggau - Puskesmas Sidorejo melakukan penyeledikan Epidiomologi DBD di wilayah kerja Kecamatan Lubuklinggau Barat II, kegiatan ini dilakukan seiap terjadi kasus di wilayayah kerja. kegiatan ini dipimpinan langsing oleh Survaylans Puskesmas Sidorejo Cintya Dwi Larasati,SKM dan penanggung jawab Program DBD Darmawaty,Am.Kep

Penyebab penyakit demam berdarah dengue adalah Virus Dengue yang termasuk group B Arthropod Borne Viruses (Arbovirosis), terdiri dari 4 tipe (tipe 1, 2, 3, 4). Serotipe virus dominan di Indonesia adalah tipe 3 yang tersebar di berbagai daerah dan menyebabkan kasus yang berat Daerah yang terdapat lebih dari satu serotipe berkosirkulasi atau daerah mengalami epidemi secara berurutan yang disebabkan oleh serotipe yang berbeda maka akan ditemukan infeksi yang berat dan dikenal sebagai dengue shock sindrome (DSS). Studi epidemiologis menunjukkan DHF/DSS sebagian besar terjadi pada penderita yang terinfeksi untuk ke dua kalinya oleh virus dengan serotipe berbeda dari infeksi virus yang pertama kalinya. Infeksi virus DBD dapat asimtomatis dan simptomatis.

Kriteria diagnosis klinik DBD menurut WHO berupa panas mendadak 2-7 hari tanpa sebab jelas, tanda-tanda perdarahan atau pembesaran hati, jumlah trombosit < 100.000/mm3 (modifikasi Depkes < 150.000/mm3) dan hematokrit meningkat lebih atau sama dengan 20 %.

Menurut Depkes RI, kasus DBD adalah semua penderita DBD dan tersangka DBD. Penderita penyakit DBD adalah penderita dengan tanda-tanda yang memenuhi kreteria WHO dan tersangka DBD yang hasil pemeriksaan serologis (haemaglutination inhibition test atau dengue blot) positip.

Sesuai rekomendasi Depkes RI, setiap kasus DBD harus segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan lainnya untuk mencegah penyebarluasan atau mencegah terjadinya KLB. Penyelidikan epidemiologi demam berdarah dengue merupakan kegiatan pencarian penderita atau tersangka lainnya, serta pemeriksaan jentik nyamuk penular DBD dirumah penderita atau tersangka dan rumah-rumah sekitarnya dalam radius sekurang¬kurangnya 100 meter. Juga pada tempat umum yang diperkirakan menjadi sumber penularan penyakit. Tujuannya utama kegiatan ini untuk mengetahui ada tidaknya kasus DBD tambahan serta terjadinya potensi meluasnya penyebaran penyakit padad wilayah tersebut. (red)

 

Berita Dinas
BAGIKAN :
Tulis Komentar
LINK TERKAIT